Showing posts with label onlinebisnis. Show all posts
Showing posts with label onlinebisnis. Show all posts

Tuesday, 15 June 2010

6 Bulan yang Lalu


Ngga kerasa ternyata baru 6 bulan sejak saya ngedaftar jadi member disini. Rasanya kok seperti udah lamaa banget terjun di bisnis ini. E-book, web replika, Oriflame, tuh kayaknya udah ngelotok di kepala, hehehe... walau tiap hari selalu ada aja hal baru buat dipelajarin. 

Kalo inget-inget 6 bulan yang lalu, saya browsing internet, main blackberry cuma buat haha hihi, FB-an, YM-an, nonton youtube, nyari berita ttg bola -- liga Inggris terutama -- atau sekedar mengagumi wajah “suami” saya cabang London, mas Ben Barnes ;p hihihi... Tapi sekarang kegiatan internet saya bisa sedikit lebih berisi, hehehe... mulai dari bikin blog, blogwalking, belajar promosi, browsing bahan-bahan untuk artikel, sekolah internet marketing. Seneng banget bisa dapet ilmu dari dunia yang bener-bener baru buat saya :)

Mulai di level 12% ini saya mendapat titel “manager”. Tapi apalah arti sebuah titel, karena di bisnis ini tidak melihat titel, tapi sebagai manager artinya bener2 bekerja me-manage sebuah team, tanpa ada bos yang mengawasi. Bukan pekerjaan yang ringan…. Kalo ada bos, jika kita melenceng dari tugas pasti kena tegur. Kalo ada bos, kita bisa minta bos utk me-review pekerjaan kita setiap minggu. Kalo ada bos, intinya kita bisa berjalan sesuai track dan terarah. Tapi disini? Sebagai manager kita dituntut untuk belajar sendiri, me-review sendiri, membuat jadwal sendiri, mencari ide baru, memeras otak sendiri, apa yg musti dilakukan setiap hari agar bisa memajukan jaringan kita. Parahnya, seumur-umur saya belom pernah jadi manager! Bener-bener dari nol... hihihi…. Beruntung suami saya mau meluangkan sedikit waktunya untuk jadi temen diskusi, berbagi strategi sekaligus penyemangat ketika saya mulai down. Thank you Doggy ;p

Tapi ga usah kuatir, walaupun ini bisnis pribadi, bukan berarti kita sendirian di d'BC. Ada puluhan bahkan ratusan orang yang akan membantu kita kalo kita lagi down atau bingung. Pokoknya sistem dan support yang canggih dari d'BC itu membantu kita banget untuk jadi sukses...! Bener-bener ga salah pilih gabung di d'BC.

6 bulan yang lalu, kalo ke toko buku, boro-boro deh saya nyentuh buku2 tentang management skills, leadership, selling, blogging, dll. Sekarang, “terpaksa” ngumpulin buku-buku tersebut buat bahan referensi, karena saya baru sadar kalo keahlian ini kepake banget buat kerjaan saya di d’BC-Oriflame. Dan kalo saya diem-diem dan berpuas diri dengan ilmu yg saya punya sekarang aja saya gak akan maju! 

Bisnis yang saya jalanin ini sangat-sangat penuh dinamika, karena semakin dalam saya menyelami ternyata semakin banyak strategi yang harus dimainkan, semakin banyak triknya, semakin banyak ilmu yang harus saya serap, semakin complicated tapi sekaligus exciting! Tadinya saya pikir disini cuma merekrut dan memaintain downline. Ternyata pekerjaan ini banyak sekali yang bisa digali. Setiap downline yang saya temui itu unik. Mereka memiliki latar belakang, pendidikan, gender, masalah, kelebihan dan kekurangan yang berbeda sehingga pendekatannya pun juga beda-beda. Ini jadi sebuah tantangan besar. Disini saya jadi belajar banyak bahwa setiap orang dalam team memiliki potensi yang berbeda-beda. Dan saya yakin, perbedaan itulah yang membuat jaringan saya hebat! Mereka itu lebih dari “hanya” seorang downline, mereka adalah partner bisnis sekaligus temen2 yang gak kalah "gila" dengan sahabat-sahabat lama saya! I love you guys! ;)

Sekali lagi saya sangat bersyukur 6 bulan yang lalu saya berani ambil resiko untuk terjun di dunia ini. Tambah ilmu, tambah teman, tambah sabar (mudah-mudahan.. hehe... ) Perjalanan saya masih panjang, tapi dalam setiap langkah yang saya jalani mudah-mudahan saya bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari 6 bulan yang lalu :)


-Foto : Dok. Pribadi-

Tuesday, 13 April 2010

5 Alasan Pengunjung Batal Berbelanja Melalui Website Anda




Sebagai pemilik bisnis baru, Anda tentu harus memperkenalkan diri lebih dulu kepada calon pembeli. Dengan membangun website, atau mengkhususkan diri pada bisnis online, sebenarnya Anda mempunyai kesempatan untuk menyiarkan bisnis Anda ini. Sayangnya, banyak pemilik bisnis kecil yang tidak memberikan informasi yang lengkap untuk pengunjung. Padahal, kurangnya informasi ini akan mengundurkan niat pengunjung untuk berbelanja.

Carol Tice, kolumnis bisnis di berbagai surat kabar, dan CEO dan Janitor dari TiceWrites Inc., membagi 5 alasan mengapa website Anda dianggap kurang asyik oleh pengunjung:


1. Informasi mengenai kontak diri Anda tidak terlihat pada home page.

Pengunjung website tentu ingin tahu siapa pengelola website, dan bagaimana cara menghubungi Anda. Bila mereka tidak bisa melihat dimana letak nomor telepon, alamat, atau bahkan tab "Contact Us", apa yang bisa Anda harapkan? Tak ada gunanya membuat kesan kosmo, global, misterius, atau Anda ada di segala tempat, karena hal ini hanya membuat Anda terlihat amatir. Pengunjung tentu ingin melihat dimana kota tempat Anda berada, sehingga dapat memprediksi berapa lama kira-kira barang yang dipesan sampai ke tujuan. Adanya nomor telepon juga memudahkan pengunjung untuk langsung mengetahui dimana Anda berbasis.

Idealnya, contact info, atau contact link, harus langsung bisa dilihat di bagian atas web page, tanpa perlu meng-scroll down layar. Menuliskannya di bagian terbawah layar, dalam huruf Times New Roman 8 pt, berwarna putih di atas dasar abu-abu, hanya menyulitkan pencarian calon pembeli potensial Anda. Melengkapi informasi dan menampilkannya dengan jelas tak hanya memudahkan calon pelanggan, tetapi juga membuka peluang majalah atau suratkabar mewawancarai Anda.


2. Anda hanya menyediakan formulir fill-in email.

Tahukah Anda bahwa formulir email yang Anda sediakan di contact page tidak akan digunakan? Sebab, tidak ada orang yang ingin mengisi formulir tersebut. Pengunjung merasa tidak dikenal, dan siapa yang akan menerima email mereka. Jika Anda senang menggunakan formulir karena dapat menangkap data langsung ke dalam sistem CRM untuk Anda, atau apa pun alasan Anda, paling tidak cantumkan alamat email Anda, dan berikan pilihan untuk mengklik sebuah link


3. Anda tidak memiliki nomor telepon.

Selain tidak mencantumkan alamat, website Anda juga tidak menuliskan nomor telepon. Anda khawatir nomor telepon Anda disalahgunakan, atau menerima telepon-telepon iseng. Jadi Anda hanya mengandalkan email dan fill-in form. Padahal, cara seperti ini hanya membuat calon pembeli berpikir bahwa Anda tidak berpengalaman.


4. Halaman "About Us" tidak menceritakan kapan perusahaan Anda didirikan, dan oleh siapa. 

Informasi ini tentu diperlukan jika bisnis Anda sudah berkembang. Jika produk atau jasa Anda disukai orang, mereka tentu ingin mengetahui siapa yang ada di balik bisnis hebat ini. Wartawan tentu juga ingin mencari cerita-cerita unik untuk disampaikan. Misalnya, Anda ternyata bekerja sama dengan seorang sosialita dan mantan artis remaja untuk mendirikan kafe yang kini menjadi tempat nongkrong remaja itu. Bagaimana persahabatan Anda berakhir dengan bisnis ber-omzet besar ini, itulah yang menarik bagi pelanggan.


5. Halaman "News" atau "Press" tidak memiliki kontak untuk media.

Anda memiliki halaman khusus untuk press release, kliping artikel dari majalah atau suratkabar yang pernah memuat artikel tentang bisnis Anda, tetapi Anda tidak menyediakan kontak untuk media lain yang ingin menghubungi Anda. Bila calon pembeli tidak punya cukup waktu untuk mencari kontak Anda (padahal kebutuhan sudah mendesak), atau wartawan sudah menghadapi deadline, mereka tak akan membuka laman Anda lagi lain waktu.


-Sumber: kompas.com, ilustrasi: TPG Images-



Monday, 8 March 2010

Saya Yang Kerja, Dia Yang Kaya?



Akhir Februari lalu saya berhasil mencapai level 9%. Yay! :D Terima kasih ya Allah... Sayangnya ga bisa hadir di acara d'Bistro hari Minggu, 7 Maret 2010 kemarin berhubung kena flu singapore (jauh amat ya flunya hehehe). Jadi ga bisa foto-foto narsis dehh ;p Tapi ga papa kok... Yang berkesan dalam journey saya kali ini adalah bisa dibilang saya mencapai level 9% dengan agak sedikit "berdarah-darah"...;p Untuk ukuran seorang Consultant, masalahnya cukup bikin pusiiingg.. huhuuu... Dari mulai urusan IT, sampai downline saya yang memiliki nomor konsultan double. Sampai-sampai director dan director crossline saya, Mbak Dini dan Mimi, turun tangan bantuin saya membenahi masalah-masalah tersebut. Thank you so much...mmuuach! Semua menjadi pengalaman berharga sekaligus mendewasakan saya (mudah-mudahan, hehehe..). Alhamdulillah Allah memberikan cobaan yang lumayan berat diawal journey ini. Kenapa saya bilang "lumayan berat"? Karena saya yakin semakin tinggi level yang diraih akan semakin banyak dan berat tantangan yang akan dilalui. Semua itu malah menyulut semangat membara dalam diri saya untuk tetap mengejar target bulanan. Dan sekali lagi alhamdulillah sampai juga di level ini. One more step to become a Manager! Uh.. deg-degan... Hayo semangat! :D 


Saya bersyukur sekali bisa lancar naik level setiap bulan sejak bergabung di DBC sampai saat ini. Gimana ga? Semuanya udah lengkap dikasih oleh DBC utk mempermudah kita melebarkan jaringan. Website? Gratis tis tiiss! Online training? Tinggal download. Nyari prospek online? Semua diajarin step by step oleh para leader-nya. Dukungan dari partner bisnis? Dari mulai uplines, downlines, crosslines, semua saling bantu, mendukung, padahal kita komunikasi kebanyakan lewat email, chatting, forum. Ga ada yg namanya sikut-sikutan or backstabbing. Perusahaan ini bener-bener solid anggotanya. Ga salah pilih deh..! Dan itu semua bisa didapatkan hanya dengan duduk manis di rumah tanpa harus bermacet-macet ria, kena banjir, panas, dan ngadepin bos yang nyebelin.. hehe... 

DBC dan Oriflame bener-bener meruntuhkan semua anggapan miring saya dengan dunia mLm selama ini. Disini ga ada istilah kita kerja--yg diatas yg kaya, siapa yg mulai duluan dia yg lebih kaya, dll. Yang ada adalah, siapa yg kerja keras dan fokus, dia yg kaya :)  Sama aja motto-nya dengan bisnis lain kan? Ga percaya? Saran saya, pelajarin dulu bisnis yang akan kita jalanin, jangan nge-judge duluan. Siapa yang nyangka kalau bisnis mLm ternyata bisa menjanjikan? Dan bonusnya? Ngalahin karyawan yang kerja 10 tahun di kantoran deh..! :D Ga percaya lagi? Lain kali akan saya posting hitungannya di blog selanjutnya yaa. I love my job so much! ;)


-ilustrasi: TPG images-

Monday, 8 February 2010

d'Bistro Februari 2010


Adek kakak kompak naik panggung

Location: Gedung Bank Syariah Mandiri, Jl. MH Thamrin

Naik level 6%... Alhamdulillah...:)

Naik Level 6% ;)

Senangnya hari Sabtu, 6 Februari 2010 ini naik panggung lagii... 6%...! Alhamdulillah.. :) 
Yang bikin bangga dua orang downlines saya, Acha dan mas Iwan, juga berhasil naik ke 3%. Yaayy..! Very proud of you guys! 

Bulan Februari ini d'Bistro ambil tema cinta-cintaan, walaupun Diamond Director kita, jeng Nadia, ngakunya ga ada hubungan dengan valentine..hehehe.. tapi kita semua hadir dengan nuansa pink ;) Temanya "Love is in d'Air". Acara diadain di Gedung Syariah Mandiri, jl. MH Thamrin. 

Acha ini adek saya yang bulan Januari kemarin baru merit. Walaupun sibuk dengan perintilan untuk persiapan wedding, dia tetep nyisihin waktu untuk d'BC. Hasilnya? Dapet juga bonus pertama di bulan Februari ini ;) Bulan depan 6% ya, Cha? Atau lompat ke 9% langsung?? ;)
Dan saya yakin bulan depan lebih banyak temen-temen di jaringan saya yang naik level juga. Apalagi ditambah ada promo "Dancing Lady Eau de toilette" yang enaaaakkk banget harumnya, makin semangat pastinya! 




Kali ini saya naik panggung tanpa harus ngos-ngosan kaya bulan lalu hehehe... Tepat waktu soalnya. Jadi senyumnya bisa agak manis sedikit... ;pp hahaha... Cheeeese.. ;)


Acha dan pin 3%
















Thursday, 21 January 2010

The Journey of a Thousand Miles Starts With a Single Step

Alhamdulillah bulan Januari ini naik panggung walau baru 3%, but the journey of a thousand miles starts with a single step. Sebenernya naik levelnya udah dari Desember kemarin tapi acara d'Bistro baru diadain awal taun. Eh, padahal saya baru join akhir November kemaren lhoo. Segalanya mungkin asal kita fokus dan kerja keras, ya gak? Dan tentunya juga semangat dari kerja sama tim yang oke doong... Love you partner-partnerku..;)

Tadi maunya on time dateng ke acara d'BISTRO di STC, tempat diadainnya gathering DBC Network tapi karena makan siang dulu dan orderannya dateng lamaaaa banget stengah jam lebih (tau aja mbaknya kalo saya lagi nervous mau naik panggung hehe) akhirnya telat dehh... Perjalanan dari BSD ke Senayan kan lumayan jauh tuh. Pas udah sampe ternyata masi harus naik tangga lagi di lantai 8 sambil sedikit "nyeret" Katja, anak saya yang pertama..hihihi.. Maap ya nak, emaknya semangat banget nih mo naik panggung. Sampe atas masi ngantri lagi beli tiket masuk. Ngebut deh nulis data diri karena dari arah ruangan udah terdengar sayup-sayup pengumuman warga DBC yang naik level 3%.. Whaaaa.. that's meeee...! Larilah saya sekencang-kencangnya (sebelomnya nitip Katja ke Acha, adekku tercinta, dulu hehehe ;p) dari luar ruangan menuju panggung. Sempet papasan ma leaderku tersayang Dina Tantri yang lagi megang telfon kayaknya baru aja mo nelfon saya nanya dimana posisi saya hehehhe... "Cepetan, Liiiv...!" Jadi sampailah saya ke panggung sambil ngos-ngosan..

Liat dong nyengirnya, nyengir maksa keabisan napas huhuu..;p 
Ah, tapi senaaaang sekaliiii... hmm 3% aja begini rasanya, apalagi kalo udah director ya... Amin aminnn

Selamat ya buat yg bulan ini
naik level, 3%, 6%, 9%, 18%, dan seterusnya! hebat dehh..! Hayo bulan depan kita bareng2 lagi naik level berikutnya..! 
(Buat yang belum pernah denger DBCN, monggooo....klik disini)